Profile

KARATE-DO

Memutuskan siapa yang menang dan siapa yang kalah bukanlah tujuan akhir dari Karate-Do.

Karate – Do adalah seni perkasa untuk pembinaan kepribadian melalui latihan sehingga karateka dapat mengatasi setiap tantangan nyata maupun tidak nyata.

(INKAI)

INSTITUT KARATE-DO INDONESIA

  • SEJARAH KARATE-DO

Di daerah Cina yang luas terdapat banyak gaya dan aliran yang dikembangkan dan akhirnya menyesuaikan diri dengan sifat-sifat lingkungannya, namun pada umumnya berbagai aliran dan gaya tersebut dapat dibagi menjadi 2 aliran yaitu aliran Cina utara dan aliran Cina selatan. Di Cina selatan sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani sehingga penduduknya cenderung bertubuh kekar dan dempal. Disamping itu wilayah selatan terdapat banyak aliran sungai sehingga jalur transportasi banyak menggunakan perahu. Dengan mendayung perahu setiap hari, ini menyebabkan hanya bagian atas saja yang berkembang sehingga aliran Cina selatan cenderung menekankan pada melenturkan tangan dan kepala, sedangkan wilayah Cina utara daerahnya penebang kayu, sehingga aliran ini menekankan pada kelincahan dan tendangan.

Selama masa peralihan dari dinasti Ming ke dinasti Ching, sejumlah ahli bela diri cina melarikan diri ke negara lain untuk membebaskan diri dari penindasan dan pembunuhan yang dilakukan orang-orang Manchu. Akhirnya ilmu bela diri Cina dari jaman Ming ini tersebar ke berbagai negara lain termasuk Jepang, Korea, Asia Tenggara, dan kepulauan Okinawa.

Pada tahun 1470 Youshi Sho dan golongan Soshikrajin berhasil mempersatukan semua pulau di Okinawa dibawah kekuasaan penguasa ke-2 dan golongan Sho yang melarang menggunakan senjata tajam sehingga rakyat hanya mengandalkan kekuatan dan ketrampilan fisik mereka untuk membela diri. Pada saat yang sama, ilmu bela diri mulai dikenal di Okinawa melalui pengungsi yang datang dari Cina.

Pada tahun 1948 Ginchi Funakoshi mendirikan perguruan karate pertama kali di Jepang yang diberi nama JKA (Japan Karate Association). Karena jasanya, Ginchi Funakhosi diangkat menjadi bapak karate dunia.

  • BERDIRINYA KARATE INDONESIA

Pada tanggal 15 April 1971, di Jakarta, beberapa karateka aliran Shotokan mendirikan suatu perguruan dengan nama Institut Karate-Do Indonesia (INKAI) dengan ketua umum pertamanya Letjen TNI G.H. Mantik dan sebagai ketua dewan guru Drs. Sabeth Mucshin dengan anggota Wono Sarono, Ottoman Noeh, A. Latief, Dr Nico A. Lumenta, Albert Lumban Tobing dan A.S.J. Siregar.

Tanggal 25 Mei 1971, INKAI resmi berdiri sebagai perguruan anggota FORKI dan oleh PB FORKI, INKAI ditunjuk mewakili Indonesia mengikuti kejuaraan karate WUKO 1 di Jepang. Dan Inkai juga merupakan anggota resmi afiliasi JKA yang bekedudukan di Jepang. Dalam perkembangannya INKAI di Indonesia mengalami perkembangan yang begitu pesat ini terbukti bahwa disetiap pelosok tanah air ada Cabang dari perguruan INKAI.

  • INKAI UNIVERSITAS BRAWIJAYA

Unit Aktivitas Karate-Do Indonesia (INKAI) Universitas Brawijaya merupakan salah satu dari organisasi kemahasiswaan yang ada di Universitas Brawijaya yang bergerak di bidang keolahragaan. Organisasi ini bertujuan untuk menyalurkan dan mangembangkan minat dan bakat dalam bidang olah raga bela diri karate dengan sistem pembinaan yang berkesinambungan secara terarah dan terorganisir.

Sejarah dari Unitas INKAI Universitas Brawijaya dimulai pada tahun 1980 dan resmi menjadi Unit Kegiatan Mahasiswa pada tanggal 18 Maret 1982 yang diresmikan oleh Bapak A. Masyur Efendi, SH selaku ketua Badan Koordinasi Kemahasiswaan Universitas Brawijaya melalui surat keputusan No. 003/SK/BKK/1982. Ketua umum INKAI-UB pertama adalah Djati Pamungkas dari Fakultas Teknik. Sedangkan untuk tahun 2011, ketua umum dijabat oleh Lalmihadin dari Fakultas Pertanian.

Kini Ketua Umum Inkai UB Arif Luqman Hakim dari fakultas Teknik Sipil UB. Tahun ini aggota karate kurang lebih 160 orang yang terdiri dari berbagai kalangan baik mahasiswa maupun non mahasiswa.

 

  • BEBERAPA KEGIATAN INKAI UNIVERSITAS BRAWIJAYA

Dies Natalis INKAI UB Ke-XXXI

Tepat pada tanggal 18 Maret 2013 INKAI Universitas Brawijaya telah berumur 31 tahun. Diumurnya yang telah menginjak kepala 3 ini INKAI UB telah menjadi salah satu unit kemahasiswaan yang kaya akan prestasi. Pada Dies Nalatalis INKAI yang ke 30 ini mengusung tema “DENGAN JIWA KESATRIA KITA TINGKATKAN RASA SOSIAL TERHADAP SESAMA UNTUK KEJAYAAN GENERASI EMAS INKAI BRAWIJAYA. Sesuai dengan tema tersebut Dies Natalis INKAI UB ke XXXI ini bernuansa sosial, yaitu game antar UKM, Bakti Sosial dan Donor Darah. Rangkaian kegiantan dilakasanakan selama 3 hari, yaitu mulai tanggal 16,17 dan 18   Maret 2013. Acara Ceremony sendiri dilaksanakan pada tanggal 16 Maret 2013 sekaligus membuka rentetan acara Dies Natalis INKAI UB ke XXXI.

Pada tanggal 16 Maret 2013 acara unniversary ceremony, dilanjutkan dengan game-game antar UKM, game yang dimainkan yaitu game-game yang dapat mempererat tali silaturahmi antar UKM.

Selanjutnya pada tanggal 17 Maret 2013 dilanjutkan dengan acara bakti sosial didaerah Dusun Sukosari, Desa Pandansari, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Acara ini diisi dengan Pemberian pelatihan berupa dasar-dasar teknik karate,  pembagian sembako dan pembagian pakaian bekas layak pakai.

Pada tanggal 18 Maret 2013 sekaligus hari terakhir rangkaian acara Dies Natalis inkai UB yaitu diadakan Donor Darah. Acara ini diadakan di GKB(Gedung kulaih bersama) 2 Lantai 1. Acara Donor darah ini diikuti oleh 97 peserta.

 GEDSC DIGITAL CAMERA  GEDSC DIGITAL CAMERA GEDSC DIGITAL CAMERA    9

 

Latihan Pemantapan (LANTAP) 2013

Inkai Universitas Brawijaya baru saja mengadakan acara rutin tahunan yaitu Latihan Pemantapan(LANTAP) 2013. Acara ini diadakan pada tanggal 25-26 Mei 2013 di Arboretum Sumber Brantas Batu. Seluruh Anggota baru ataupun anggota lama yang belum sempat mengikuti Lantap tahun lalu wajib mengikuti Lantap tahun ini. Setidaknya ada 20 peserta yang mengikuti Lantap tahun ini. Selain diikuti peserta lantap, para senior dan beberapa alumni juga turut memeriahkan acara ini.

Sesuai dengan namanya, tujuan diadakannya latihan ini adalah untuk memantapkan latihan yang sebelumnya telah dilakukan. Pemantapan ini dilakukan di alam bebas agar peserta dapat lebih bersatu dengan alam. Selain itu, banyak hal yang akan didapat dengan mengikuti latihan ini. Diantaranya akan menjalin dan mempererat silaturahmi antar anggota inkai dengan para senior dan alumni. Dan juga banyak hal baru yang didapatkan yang sebelumnya belum diberikan di latihan regular.

IMG_7308

 

Inkai Rempong Goes to Balekambang 2

Sabtu 27 April 2013. Di suatu pagi yang cerah,  ketika suasana Kampus Brawijaya masih begitu tenang, namun Unit Kegiatan Mahasiswa Karate terlihat begitu ramai dan nampak ceria. Hari itu teman-teman Karate UB rupanya memiliki agenda bulanan yaitu Inkai Rempong Goes to Balekambang.

rempong1

 

 

Oleh: Syafriana Yola Kartika

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *